KKN 15 UNUGHA Desa Watukelir: Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci. – Masjid AL FALAH
  • Selamat datang di Masjid Al FALAH Watukelir MAMUSDA tautan
Kamis, 15 Oktober 2026

KKN 15 UNUGHA Desa Watukelir: Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci.

KKN 15 UNUGHA Desa Watukelir: Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci.
Bagikan

Watukelir, 14 Agustus 2024 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 15 Universitas Nahdlatul Ulama Ghazali (UNUGHA) Cilacap terus berupaya memberdayakan masyarakat Desa Watukelir dengan berbagai program yang bermanfaat. Salah satu kegiatan terbaru yang diselenggarakan adalah pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci. Pelatihan ini bertujuan untuk mengurangi limbah rumah tangga sekaligus memberikan peluang ekonomi baru bagi warga desa.

Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan di balai desa ini dihadiri oleh puluhan warga setempat, terutama ibu-ibu rumah tangga yang antusias untuk belajar cara mengolah minyak bekas pakai menjadi produk yang berguna. Para mahasiswa KKN 15 memberikan panduan lengkap mulai dari proses penyaringan minyak jelantah hingga pencampuran bahan-bahan untuk menghasilkan sabun cuci yang berkualitas.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga untuk membantu masyarakat menciptakan produk yang bisa dijual, sehingga menambah penghasilan keluarga,” ujar salah satu mahasiswa KKN 15 UNUGHA.

Warga desa terlihat antusias mengikuti setiap tahap pelatihan, dan beberapa di antaranya bahkan langsung mencoba membuat sabun cuci di lokasi dengan bimbingan para mahasiswa. Proses yang mudah diikuti dan bahan-bahan yang mudah didapatkan membuat pelatihan ini mendapat sambutan hangat.

Salah satu peserta pelatihan, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa KKN 15. “Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Selain bisa mengurangi limbah minyak di rumah, kami juga punya peluang untuk menambah penghasilan dengan menjual sabun cuci ini,” katanya.

Selain memberikan pelatihan, Kelompok KKN 15 juga memberikan informasi mengenai cara pemasaran produk sabun cuci buatan sendiri, baik untuk kebutuhan lokal maupun untuk dijual ke pasar yang lebih luas. Diharapkan, dengan keterampilan baru ini, warga Desa Watukelir dapat meningkatkan perekonomian mereka secara mandiri.

Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari program KKN 15 UNUGHA untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di desa-desa melalui pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan. Pelatihan serupa direncanakan akan terus dilakukan selama masa KKN berlangsung, dengan berbagai inovasi lainnya yang diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi warga Desa Watukelir.

SebelumnyaSosialisasi Anti Bullying SD & MI desa Watukelir. KKN 15 UNUGHA : upaya peduli Kesehatan Mental siswa.SelanjutnyaPartisipasi Mahasiswa KKN 15 UNUGHA dalam Pagelaran Wayang Desa Watukelir : Wujud Penghormatan terhadap adat Tahunan desa.
Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masjid AL FALAH
Jl Watukelir kec. Ayah kab. Jawa Tengah
Luas Area1100 m2 m2
Luas Bangunan900 m2 m2
Status LokasiWakaf
Tahun Berdiri1950