Pengenalan SOP dan Trainer Pengajaran Metode Yanbu’a bagi Guru TPQ di Desa Watukelir – Masjid AL FALAH
  • Selamat datang di Masjid Al FALAH Watukelir MAMUSDA tautan
Kamis, 15 Oktober 2026

Pengenalan SOP dan Trainer Pengajaran Metode Yanbu’a bagi Guru TPQ di Desa Watukelir

Pengenalan SOP dan Trainer Pengajaran Metode Yanbu'a bagi Guru TPQ di Desa Watukelir
Bagikan

Pada hari ini (Selasa, 20 Agustus 2024) di Mushola Laa Tansa Hayya Alasollah, Desa Watukelir, pukul 14.00 WIB, dilaksanakan kegiatan pengenalan Standar Operasional Prosedur (SOP) proses pembelajaran dan pelatihan metode pengajaran Yanbu’a untuk seluruh guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di desa tersebut. Program ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKNR_15) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan penyampaian materi Al-Qur’an kepada anak-anak di Desa Watukelir.

Acara dibuka dengan penuh khidmat oleh pembawa acara, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama untuk memohon kelancaran dan keberkahan atas kegiatan yang akan dilaksanakan. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan tunggal dari Mas Hidayaturahman, selaku koordinator desa KKNR_15. Dalam sambutannya, Mas Hidayaturahman menekankan pentingnya kualitas pendidikan Al-Qur’an bagi generasi muda, serta mengapresiasi partisipasi aktif para guru TPQ yang hadir pada hari ini.

Acara inti pada kegiatan ini adalah pengenalan SOP proses pembelajaran di TPQ dan pelatihan penggunaan metode Yanbu’a sebagai salah satu metode efektif dalam pengajaran Al-Qur’an. SOP ini diharapkan mampu memberikan pedoman yang jelas dan terstruktur bagi para guru dalam menjalankan proses pembelajaran yang berkualitas dan sistematis. Selain itu, dengan menggunakan metode Yanbu’a, diharapkan para guru mampu meningkatkan pemahaman dan kemampuan membaca Al-Qur’an santri secara lebih efektif dan efisien.

Pelatihan yang dipimpin oleh tim trainer berpengalaman ini disambut dengan antusias oleh para peserta. Mereka tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktek langsung terkait penggunaan metode Yanbu’a dalam pengajaran sehari-hari. Interaksi yang aktif antara peserta dan trainer membuat suasana pelatihan menjadi hidup dan penuh semangat.

Acara ditutup dengan penyampaian kesimpulan dan harapan agar ilmu yang telah diperoleh dapat diterapkan dengan baik di masing-masing TPQ. Para guru diharapkan mampu membawa semangat baru dalam mengajar, sehingga anak-anak di Desa Watukelir dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan fasih dalam membaca Al-Qur’an.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, para mahasiswa KKNR_15 berharap kontribusi mereka dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pendidikan agama di Desa Watukelir. Semoga kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk pengembangan TPQ di desa ini dan dapat diikuti dengan program-program peningkatan kualitas pendidikan lainnya di masa depan.

SebelumnyaFestival Anak Sholih Desa Watukelir. KKN 15 UNUGHA: Bukan Hanya Kuliah, Tapi Juga Berbagi KebaikanSelanjutnyaBegitu Khidmat, Malam Tirakatan di desa Watukelir. Kelompok kkn 15 UNUGHA Cilacap turut berpartisipasi.
Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masjid AL FALAH
Jl Watukelir kec. Ayah kab. Jawa Tengah
Luas Area1100 m2 m2
Luas Bangunan900 m2 m2
Status LokasiWakaf
Tahun Berdiri1950